Postingan

Orang Lain Lebih Baik

ORANG LAIN LEBIH BAIK Jika seseorang menganggap dirinya lebih mulia, lebih baik atau perasaan lebih lainnya dibandingkan orang lain, maka orang seperti ini jauh dari akhlak salaf. Seorang salaf itu, selalu menganggap orang lain lebih mulia atau lebih baik daripada dirinya. Seorang salaf itu selalu menganggap dirinya penuh kekurangan dan mengganggap orang lain banyak kelebihannya. Berkata Bakr Bin Abdullah Al-Muzani rahimahullah dalam kitab Hilyatul Auliya : إن عرض لك إبليس بأن لك فضلاً على أحد من أهل الإسلام فانظر، فإن كان أكبر منك فقل قد سبقني هذا بالإيمان والعمل الصالح فهو خير مني، وإن كان أصغر منك فقل قد سبقت هذا بالمعاصي والذنوب واستوجبت العقوبة فهو خير مني، فإنك لا ترى أحداً من أهل الإسلام إلا أكبر منك أو أصغر منك “Jika iblis memberikan was-was kepadamu bahwa engkau lebih mulia dari muslim lainnya, maka perhatikanlah, jika ada orang lain yang lebih tua darimu, maka seharusnya engkau katakan, ‘Orang tersebut telah lebih dahulu beriman dan beramal shalih dariku, maka ia le...

Saya Lebih Baik

SAYA LEBIH BAIK Iblis, merupakan makhluk yang merasa dirinya punya kelebihan dibandingkan dengan makhluk lain. Merasa lebih mulia daripada Adam. Ketika Iblis ditanya olel Allah Ta’ala tentang apa sebabnya sehingga tidak mau mengikuti perintahNya, untuk sujud kepada Adam sebagai bentuk penghormatan. Iblis mengatakan saya lebih baik dari Adam, engkau ciptakan aku dari api dan engkau ciptakan Adam dari tanah. Allah Ta'ala berfirman: وَلَقَدْ خَلَقْنَاكُمْ ثُمَّ صَوَّرْنَاكُمْ ثُمَّ قُلْنَا لِلْمَلَائِكَةِ اسْجُدُوا لِآدَمَ فَسَجَدُوا إِلَّا إِبْلِيسَ لَمْ يَكُنْ مِنَ السَّاجِدِينَ. قَالَ مَا مَنَعَكَ أَلَّا تَسْجُدَ إِذْ أَمَرْتُكَ قَالَ أَنَا خَيْرٌ مِنْهُ خَلَقْتَنِي مِنْ نَارٍ وَخَلَقْتَهُ مِنْ طِينٍ. قَالَ فَاهْبِطْ مِنْهَا فَمَا يَكُونُ لَكَ أَنْ تَتَكَبَّرَ فِيهَا فَاخْرُجْ إِنَّكَ مِنَ الصَّاغِرِينَ. Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu (Adam), lalu Kami bentuk tubuhmu, kemudian Kami katakan kepada para malaikat: "Bersujudlah kamu kepada Adam"; maka mere...

Mendekatkan Diri Kepada Allah

MENDEKATKAN DIRI KEPADA ALLAH Jika datang seorang miskin kepadanya, dia pun memberikan uang, makanan atau pakaian, dia pun merasa bahwa amalianya merupakan bentuk pendekatan diri kepada Allah. Namun ketika dia menafkahi keluarganya, dia tidak merasa bahwa itu suatu amalan yang mendekatkan diri kepada Allah. إن المسلم إذا أنفق علي أهله نفقة, وهو يحتسبها, كا نت له صد قة Sesungguhnya seorang muslim itu, jika memberikan nafkah kepada keluargannya yang berasal dari jerih payahnya, maka hal itu merupakan sedekah baginya” (Riwayat Bukhari Muslim). Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata: بعض الناس ينفق على أهله ولكنه لا يشعر بأنه يتقرب إلى الله بهذا الإنفاق، ولو جاءه مسكين وأعطاه ريالا واحدا يشعر بأنه متقرب إلى الله بهذه الصدقة، ولكن الصدقة الواجبة على الأهل أفضل وأكثر أجرًا. "Sebagian orang ketika menafkahi keluarganya dia tidak merasa mendekatkan dirinya kepada Allah dengan nafkah tersebut. Tetapi ketika ada orang miskin datang kepadanya dan dia me...

Meminum Alquran

MEMINUM ALQURAN Seseorang jika minum susu akan terasa dilidah sampai tenggorokan, setelah itu tidak terasa lagi. Begitulah sebagian orang yang membaca alquran, hanya sampai di lisan, tidak merenungi maknanya dan memerhatikan hukum-hukumnya (yang ada dalam Al Quran). Nabi shalallahu alaihi wa sallam bersabda, سيخرج أقوام من أمتي يشربون القرآن كشربهم اللبن . "Akan keluar (muncul/datang) suatu kaum dari umatku, yang meminum Al Quran, sebagaimana mereka meminum susu."  (Shahih Al Jami' al Albani 3653). Berkata Al Munawi rahimahullah أي يسلقونه بألسنتهم من غير تدبر لمعانيه ولا تأمل في أحكامه بل يمر على ألسنتهم كما يمر اللبن المشروب عليها بسرعة. Maksudnya, mereka membacanya dengan lisan mereka, tanpa merenungi maknanya dan memerhatikan hukum-hukumnya (yang ada dalam Al Quran), hanya melewati lisan mereka seperti lewatnya susu yang diminum pada lisan tersebut. (Faidhul Qadir 4748). AFM

Ungguli Dalam Urusan Akhirat

UNGGULI DALAM URUSAN AKHIRAT Jika ada orang yang mengunggulimu di dalam urusan dunia, seperti mungkin lebih cantik, lebih ganteng, lebih gagah, lebih kaya, lebih tinggi jabatan dan kedudukannya atau lebih mewah rumah dan kendaraannya, maka kamu mengunggulinya dalam perkara akhirat. Contoh misalkan, kalau dia shalat di rumah, kita shalat berjamaah di masjid. Kalau dia jarang membaca alquran, kita hari-hari membacanya. Dan lain sebagainya, supaya hati ini tenang dan tidak gelisah melihat orang yang unggul dalam masalah dunia. Berkata Al Hasan Al Bashri rahimahullah : إذا رأيت الرجل ينافسك في الدنيا فنافسه في الآخرة “Apabila engkau melihat seseorang mengunggulimu dalam masalah dunia, maka unggulilah dia dalam masalah akhirat.” (Latho-if Ma’arif, hal. 268). AFM

Teladan Dari Ayam Jantan

TELADAN DARI AYAM JANTAN Setidaknya, ada lima pelajaran yang bisa diambil dari ayam jantan. 1. Suara yang bagus Ini pelajaran agar lisan kita terjaga dari perkataan-perkataan yang membuat orang terganggu dan terluka hatinya. Terutama terhadap keluarga sendiri. 2. Bangun Diwaktu sahur Orang yang bangun diwaktu sahur, untuk shalat witir dan berdoa, adalah orang yang memahami tentang waktu yang penuh berkah. 3.  Cemburu Laki-laki dayyuts, adalah laki-laki yang tidak punya rasa cemburu. Ayam jantan akan marah dan menyerang siapa saja yang mencoba dan mendekati betinanya. Sungguh seorang bapak dan seorang suami yang tidak rasa cemburu dengan anak atau isterinya, hendaklah malu dengan ayam. 4. Dermawan Kedermawanan ayam jantan sungguh luar biasa, kalau dia menemukan makanan, dia tidak makan sendiri, dia panggil yang lainnya atau pasangannya untuk sama-sama menyantap makanan. Namun ada manusia, kepada keluarganya saja kikirnya luar biasa. 5. Sering menggauli pasanganny...

Berbicara Haram Membatalkan Puasa?

BERBICARA HARAM MEMBATALKAN PUASA ? Jika seseorang berpuasa, namun tidak meninggalkan perkataan haram, seperti menggunjing (menggibah), mengolok, mencela, berdusta, menipu, memfitnah dan yang sejenisnya, apakah puasanya batal? Puasanya tidak batal, cuma mengurangi pahalanya dan kesempurnaan puasanya. Syekh Ibnu Utsaimin rahimahullah ditanya : هل تحدث المرء بكلام حرام في نهار رمضان يفسد صومه ؟ “Apakah seseorang yang berbicara dengan perkataan haram di siang hari Ramadan membatalkan puasanya?”. Beliau menjawab : "إذا قرأنا قول الله عز وجل: ( يا أَ يُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُواْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ ) عرفنا ما هي الحكمة من إيجاب الصوم وهي التقوى ، والتقوى هي ترك المحرمات، وهي عند الإطلاق تشمل فعل المأمور به وترك المحظور ، وقد قال النبي صلى الله عليه وسلم : (من لم يدع قول الزور ، والعمل به ، والجهل فليس لله حاجة أن يدع طعامه وشرابه) “Kalau kita membaca firman Allah Ta’ala: "Hai orang-orang yan...