PARA PENDEKAR FACEBOOK
PARA PENDEKAR FACEBOOK
Dulu, saya kenal beberapa ikhwah, sikapnya keras dalam menyampaikan apa yang telah dipelajari dan diketahuinya. Baik secara online di medsos, maupun offline. Siapa saja dikritisi, didebat dan dikomentarinya, yang dianggap tidak sesuai dengan apa yang telah dipelajarinya, dengan sikap yang jauh dari lemah lembut, sekalipun dengan orang tuanya sendiri dan saudaranya.
Namun seiring dengan waktu, mereka mulai belajar bahasa arab, mempelajari nahwu dan sharaf, mengenal dan mengetahui yang namanya isim, fiil dan huruf, marfu', manshub, majrur dan majzum, mulai menghafal wajan-wajan tashrif, menghafal kosa kata dan tektek bengek bahasa arab lainya, mulailah mereka tidak lagi membabi buta serang sana serang sini seperti banteng ngamuk dan pendekar mabuk. Dan mereka mulai menyadari dengan kebodohannya, ternyata masih banyak ilmu yang belum dia ketahuinya dan luasnya samudra ilmu yang tidak bertepi,
Betullah apa yang dikatakan ulama, belajar bahasa arab, akan melembutkan watak, tabiat dan akhlak seseorang.
Imam Al-Muzani rahimahullah mendengar Imam Syafii berkata,
مَنْ تَعَلَّمَ القُرْآنَ عَظُمَتْ قِيْمَتُهُ وَمَنْ نَظَرَ فِي الفِقْهِ نَبُلَ مِقْدَارُهُ وَمَنْ تَعَلَّمَ اللُّغَةَ رَقَّ طَبْعُهُ وَمَنْ تَعَلَّمَ الحِسَابَ جَزُلَ رَأْيُهُ وَكَمَنْ كَتَبَ الحَدِيْثَ قَوِيَتْ حُجَّتُهُ وَمَنْ لَمْ يَصُنْ نَفْسَهُ لَمْ يَنْفَعْهُ عِلْمُهُ
“Barang siapa belajar Al-Qur’an, mulialah kedudukannya. Barang siapa mendalami fikih, kedudukannya makin mulia. Barang siapa MEMPELAJARI BAHASA ARAB, LEMBUTLAH TABIATNYA. Barang siapa belajar hisab (perhitungan), kuatlah pendapatnya. Sebagaimana siapa saja yang mempelajari hadits, kuatlah argumennya. Siapa saja yang tidak menjaga dirinya (dari maksiat), maka ilmunya tidaklah bermanfaat.” (Miftaah Daar As-Sa’aadah, 1:499)"
وﺍﻋﻠـﻢ ﺃﻥّ ﺍﻋﺘﻴـﺎﺩ ﺍﻟﻠـﻐﺔ يؤثر ﻓﻲ ﺍﻟـﻌﻘﻞِ ﻭﺍﻟـﺨﻠﻖِ ﻭﺍﻟـﺪﻳﻦِ ﺗﺄﺛﻴـﺮﺍً ﻗﻮﻳـّﺎً ﺑﻴّﻨـﺎً ، ﻭﻳﺆﺛﺮ ﺃﻳﻀﺎً ﻓﻲ ﻣـﺸـﺎﺑﻬﺔِ ﺻـﺪﺭِ ﻫـﺬﻩ ﺍﻷﻣـّﺔِ ﻣﻦ ﺍﻟـﺼﺤﺎﺑـﺔِ ﻭﺍﻟـﺘﺎﺑﻌﻴﻦ ﻭﻣﺸـﺎﺑﻬﺘﻬـﻢ ﺗﺰﻳـﺪ ﺍﻟـﻌﻘﻞَ ﻭﺍﻟـﺪﻳﻦَ ﻭﺍﻟـﺨﻠﻖَ ، ﻭﺃﻳﻀـﺎً ﻓـﺈﻥّ ﻧﻔـﺲ ﺍﻟﻠـﻐﺔ ﺍﻟـﻌﺮﺑﻴﺔ ﻣـﻦ ﺍﻟـﺪﻳﻦ ، ﻭﻣﻌﺮﻓﺘﻬـﺎ ﻓﺮﺽٌ ﻭﺍﺟـﺐٌ ، لأﻥّ ﻓﻬـﻢ ﺍﻟـﻜﺘﺎﺏ ﻭﺍﻟـﺴﻨّﺔ ﻓـﺮﺽٌ ، ﻭﻻ ﻳُﻔﻬـﻢ ﺇﻻّ ﺑﻔﻬـﻢ ﺍﻟﻠـﻐﺔ ﺍﻟـﻌﺮﺑﻴﺔ ، ﻭﻣـﺎ ﻻ ﻳﺘـﻢّ ﺍﻟـﻮﺍﺟﺐ ﺇﻻّ ﺑﻪ ﻓﻬـﻮ ﻭﺍﺟـﺐ » [ اقتضاء الصراط المستقيم(٤٦٨/١)]
Ketauhilah bahwasannya terbiasa berbahasa arab memberikan DAMPAK POSITIF PADA AKAL, AKHLAQ, DAN AGAMA SESEORANG DENGAN PENGARUH YANG KUAT DAN JELAS.
Juga memberikan dampak positif dalam menyerupai generasi terbaik ummat ini dari kalangan shahabat dan tabiin. Menyerupai mereka akan menambah (baik) akal, agama, dan akhlaq seseorang.
Karena bahasa arab itu sendiri termasuk dari agama. Mengilmuinya adalah wajib, karena memahami al-Quran dan as-Sunnah (hukumnya) wajib, dan tidak bisa dipahami kecuali dengan memahami bahasa arab.
Sesuatu yang tidak sempurna kewajiban kecuali dengannya, maka sesuatu tersebut hukumnya adalah wajib. (Iqtidha' ash-Shirath al-Mustaqim Jilid 1 hal. 468).
Tidak sedikit para pegiat medsos, terutama para facebook, yang tampak kebodohannya dalam memposting tulisan atau berkomentar, itu disebabkan karena mereka tidak bersungguh-sungguh mempelajari dan mendalami bahasa arab. Dan masih dangkal dalam ilmu syar'i. Karena seharunya seseorang yang semakin mendalami ilmu dengan benar, dia akan semakin tawadhu.
Berkata Imam Asy Syafi’i Rahimahullah Ta'ala :
ما جهل الناس ولا اختلفوا إلا لتركهم لسان العرب، وميلهم إلى لسان أرسطاطاليس
“Tidaklah manusia itu bodoh (dalam masalah agama), kecuali karena mereka menyelisihi (meninggalkan) bahasa Arab dan mereka condong pada perkataan Aristoteles” (Siyar A’lamin Nubala, 8/268).
Berkata Ibnu Jamaah rahimahullah :
العلم ثلاثة أشبار : ١. فمن دخل في الشبر الأول تكبر, ٢. ومن دخل في الشبر الثاني تواضع، ٣. ومن دخل في الشبر الثالث علم أنه لايعلم
Ilmu itu ada tiga tahapan :
1. Maka Barangsiapa yang telah masuk ke tahapan pertama maka ia akan sombong.
2. Dan barangsiapa telah masuk ke tahapan kedua maka dia akan tawadhu'.
3. Dan barangsiapa telah masuk ke tahapan ketiga maka dia akan mengetahui bahwasanya dia tidak tahu (banyak yang belum tahu). (Tadzkiratus sami' wal mutakallim (hal. 65)).
AFM
Komentar
Posting Komentar