GERHANA HATI
GERHANA HATI
Gerhana bulan telah berlalu, kembali bulan bercahaya menyinari bumi. Bagaimana dengan gerhana hatimu, sudahkah beranjak pergi?
Bila cinta dunia dan cinta kepada makhluk telah menutupi, sampai-sampai menyebabkan kehilangan cinta kepada Allah, ketahuilah bahwa hatimu sedang gerhana.
Berkata Ibnu Qoyyim rahimahullah :
" متى رأيتَ القلبَ قد ترَحَّلَ عنه حُبّ الله والاستعداد للقائه ، وحلَّ فيه حُبُّ المخلوق والرضا بالحياة الدنيا ، والطمأنينة بها ؛ فاعلم أنه قد خُسف به ! ". بدائع الفوائد ( ٣ / ٢٢٤ )
"Kapan saja engkau dapati hatimu telah kehilangan cinta kepada Allah dan persiapan untuk bertemu dengan Allah, namun yang menetap dalam hatimu adalah cinta kepada makhluk serta cinta dunia, maka ketahuilah bahwasanya telah terjadi gerhana dalam hatimu". (Bada'iul Fawaid 3/224).
Abu Fadhel Majalengka
Gerhana bulan telah berlalu, kembali bulan bercahaya menyinari bumi. Bagaimana dengan gerhana hatimu, sudahkah beranjak pergi?
Bila cinta dunia dan cinta kepada makhluk telah menutupi, sampai-sampai menyebabkan kehilangan cinta kepada Allah, ketahuilah bahwa hatimu sedang gerhana.
Berkata Ibnu Qoyyim rahimahullah :
" متى رأيتَ القلبَ قد ترَحَّلَ عنه حُبّ الله والاستعداد للقائه ، وحلَّ فيه حُبُّ المخلوق والرضا بالحياة الدنيا ، والطمأنينة بها ؛ فاعلم أنه قد خُسف به ! ". بدائع الفوائد ( ٣ / ٢٢٤ )
"Kapan saja engkau dapati hatimu telah kehilangan cinta kepada Allah dan persiapan untuk bertemu dengan Allah, namun yang menetap dalam hatimu adalah cinta kepada makhluk serta cinta dunia, maka ketahuilah bahwasanya telah terjadi gerhana dalam hatimu". (Bada'iul Fawaid 3/224).
Abu Fadhel Majalengka
Komentar
Posting Komentar